CERMIN YANG RETAK



Hai, Gaes!


Cermin yang retak, walaupun direkatkan lagi, tetap saja meninggalan bekas. Kalimat seperti itu tidak asing lagi di telinga kita. Cermin yang retak diibaratkan dengan rusaknya suatu hubungan. Baik keluarga, saudara, pertemanan ataupun rekan kerja. Setiap kita pasti memiliki kesalahan dan kekhilafan kepada seseorang, sehingga memicu putusnya silaturrahmi  ataupun hubungan. Baik dikarenakan oleh ucapan, prilaku yang menyinggung perasaan orang lain, sehingga orang tersebut sulit untuk  memaafkan.


Pernah kan gaess merasa seperti itu?


Nah, keadaan yang demikian bukan berarti harus dipelihara. Sekeras-kerasnya hati manusia pasti akan luluh oeh cinta dan kasih sayang. Maka berusahalah memperbaiki keadaan. Semasa bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, juga kita dalam kondisi di rumah aja, dikarenakan pandemi covid-19 maka banyak waktu yang bisa digunakan untuk merefleksi diri dan muhasabah diri dalam rangka memperbaiki hubungan dengan Sang Pencipta dan sesama.


Intinya gaes!


Jangan sampai prilaku dan sikap kita menyakiti orang lain. Karena rasa sakit akan membutuhkan waktu yang lama untuk kembali sembuh. Bagi kita yang sudah terlanjur “meretakkan cermin” maka, segeralah minta maaf, memperbaiki hubungan, dengan sering berkomunikasi , diskusi, dan melakukan kegiatan positif secara bersama.



Semoga tidak ada lagi hubungan seperti cermin yang retak ya gaes!. Selalu jaga hati, sikap, dan ucapan agar tetap menjadi pribadi yang berguna dan menyenangkan.  



Puncak Lawang adalah salah satu tempat terbaik untuk menikmati keindahan dan eksotisme Danau Maninjau. Keindahan itu sangat terpampang di depan mata, sehingga siapapun yang memandang akan merasa puas dan takjub akan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Danau yang bening, membiru, dan menawarkan ketenangan bagi siapa saja yang melihatnya, ditambah lagi udara di puncak lawang yang dingin, akan mendamaikan jiwa penikmat alam Danau Maninjau. 



Puncak Lawang berada di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Selain untuk menikmati keindahan Danau Maninjau, Puncak Lawang digunakan untuk kejuaraan olahraga paralayang kelas internasional karena merupakan salah satu spot terbaik di Indonesia. Tentunya hal ini akan menarik para wisatawan dalam dan luar negeri, bangga kan ? 

Bagi pengunjung yang datang ke Puncak Lawang bisa menikmati berbagai sarana bermain yang telah disediakan, diantaranya  flying fox,tikar untuk nyantai bersama keluarga, tempat bermain anak-anak, dan sebagainya. Pengunjung akan merasa senang menghabiskan waktu di Puncak Lawang bersama keluarga dan kerabat.






Nah, bagi pengunjung yang suka berswafoto, ada tempat – tempat  yang sangat  bagus untuk mengambil foto yang instagramable. Tentunya tidak akan mengecewakan .Mulai dari pohon-pohon yang diselimuti awan, ada juga spot foto seperti di padang rumput, asyik juga saat melakukan berbagai kegiatan out bond, dan ada beberapa tempat yang sengaja dibuat seindah mungkin khusus untuk berfoto bagi pengunjung, seru kan?




Jangan lupa bagi para pengunjung yang sudah datang ke Puncak Lawang bisa menikmati berbagai makanan khas yang ada di sepanjang jalan menuju Puncak Lawang, contohnya kacang randang, air tebu, dll. Nah di Puncak Lawang sendiri kita bisa juga nge teh sambil menikmati panorama Danau maninjau, atau menikmati nasi goreng, mie goreng, minuman panas yang dapat merubah suasana dingin menjadi panas.  





Guru adalah profesi yang sangat mulia dan amanah, yang harus dilakukan dengan kemampuan yang maksimal baik intelektual, emosional, maupun spiritual. Profesi yang berasal dari panggilan jiwa yang datang dari hati terdalam. Hal inilah yang akan menjadikan keberhasilan dalam dunia pendidikan. Dewasa ini, dalam dunia pendidikan sangat diperlukan guru yang inspiratif bagi siswanya, kenapa demikian? Jika saja seorang guru hanya mengajarkan pelajaran dikelas tanpa memperhatikan karakteristik, kejiwaan dan kondisi anak maka guru tersebut hanya disebut guru teoritis , dan guru seperti ini akan sangat mudah digantikan perannya, apalagi saat ini adalah jaman digital, siswa dengan mudah bisa mengakses  pelajaran, berbagi ilmu pengetahuan, dan informasi yang mereka butuhkan hanya dengan membuka internet seperti, google, youtube, dll. baik melalui komputer ataupun android yang mereka miliki. Maka peran guru bisa saja digantikan oleh teknologi digital tersebut. 

Walaupun demikian, peran guru yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh para siswanya. Guru yang bisa menjiwai siswanya, guru yang memotivasi siswanya, dan guru yang memberikan contoh prilaku, perbuatan serta panutan yang baik dihadapan siswanya. Sejalan dengan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah bahwa siswa tidak hanya menguasai pengetahuan, menjadi cerdas dan pintar saja, namun prilaku yang baik yang mampu membawa perubahan pada dirinya sendiri, sosial masyarakat yang lebih baik untuk masa yang akan datang. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh seorang guru. 

“The great teachers inpires” menurut William Arthur Ward guru yang luar biasa adalah seorang guru yang menginspirasi siswanya, sehingga mereka dapat berkembang dengan sendirinya. Guru yang bagaimanakah yang menginspirasi siswa?  Guru yang dapat menjadi panutan dalam berbagai aspek kehidupan, guru yang mampu membangkitkan motivasi belajar siswa, guru yang menciptakan kenyamanan saat belajar, dan guru yang selalu hadir untuk mensuport, menyakinkan serta berpikiran positif terhadap siswanya.  Sehingga jika seorang guru bisa menjadi guru inspiratif akan menjadikan siswa yang sukses dan berkarakter serta keberhasilan dunia pendidikan. Mari kita berusaha menjadi guru yang inspiratif bagi para siswa kita. 

SELAMAT HARI GURU KE-74.


Taman Baca merupakan suatu tempat yang menyediakan layanan bahan bacaan bagi masyarakat. Sering kita melihat taman baca di berbagai tempat yang dibuat dan dikelola sedemikian rupa, ruangan yang dipenuhi oleh lemari-lemari buku dan sumber bacaan lain yang disusun dalam rak-rak. 

Pengelolaan seperti itu sekarang kurang menarik lagi bagi masyarakat. Kesibukan dan aktivitas yang padat membuat para pembaca dan masyarakat umum lebih  lebih memilih taman baca yang berada di alam. Selain memenuhi hobi membaca tentu saja sekaligus dapat menyegarkan pikiran, menikmati suasana alam dan bersentuhan langsung dengan alam. 

Salah satu taman baca di Bukittinggi yang konsepnya di alam adalah Taman Baca Mutiara Hati di Panorama Baru. 




Disini tamu bisa menyalurkan hobi baca, mengamati berbagai jenis tumbuhan, buah-buahan, dan menikmati suasana alam yang sangat indah. Membaca terasa di taman bunga, membaca bagai di tengah kebuh buah, kemudian juga ada pondok-pondok baca, pokoknya adem dan inspiratif.




Nah, kalau seandainya mau baca sambil menikmati menu juga ada. Disini disediakan berbagai jenis makanan ringan dan minuman, seperti teh atau kopi. Untuk minumannya sendiri bisa ditambahkan perasan jeruk langsung petik. Seru kan?




Sebenarnya taman baca ini di rintis oleh Bang Nofri Ferdian karena ingin menyalurkan hobi saja. Menghias halaman rumah dengan tanam-tanaman dan bunga-bunga, sehingga menjadi rumah sehat. Namun kemudian beliau mempunya ide untuk menambahkan buku-buku untuk dibaca sehingga menjadi taman baca dengan konsep alam.




Taman Baca Mutiara Hati sudah mendunia,lho! bahkan sudah dikunjungi oleh 24 negara di dunia, kebanyakan negara yang berkunjung adalah negara-negara Eropa. Wah, keren kan?


Selain itu berbagai prestasi juga sudah diraih oleh Taman Baca Mutiara Hati diantaranya Juara 2 Lomba Rumah Sehat Tingkat Kecamatan Tahun 2015, Juara 1 Lomba Ketahanan  Pangan Tingkat Propinsi. Mudah-mudahan rencana taman baca mutiara hati untuk berkembang lebih baik lagi bisa terealisasi ya!


Bagi yang penasaran akan kenyaman dan keindahan taman baca ini, silahkan berkunjung ke Taman Baca Mutiara Hati di Panorama Baru Kelurahan Puhun Pintu Kabun,Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.